Go-Food Go-Food sebagai Layanan Food Delivery untuk daerah solo dan sekitarnya


September 6, 2017 Facebook Twitter LinkedIn Google+ Berita,Solo


go food

Go-Food sebagai Layanan Food Delivery untuk daerah solo dan sekitarnya

 

Sesudah berhasil mengenalkan bisnis ojek online terhadap masyarakat Indonesia, CEO Gojek Indonesia Nadiem Makarim, mulai melebarkan sayap bisnisnya menyasar bidang lain. Platform yang dioptimalkan Gojek memang memungkinkan hal hal yang demikian. Salah satu layanan barunya yaitu Go-Food.

Go-Food adalah sebuah fitur layanan food delivery layaknya delivery order di sebuah rumah makan. Cuma dengan mengaplikasikan telepon seluler dan membuka fitur Go-Food di dalam aplikasi Gojek, konsumen dapat mengorder makanan dari kafe yang telah berprofesi sama dengan Gojek. Makanan akan diorder dan ditemani segera oleh Gojek. Simpelnya, layanan ini benar-benar mirip dengan layanan delivery order dari sebuah kafe.

Bagi pengusaha masakan, terpenting Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang mempunyai budget terbatas untuk memaksimalkan layanan delivery order, Go-Food dapat menjadi solusi pilihan yang benar-benar menolong. Pengusaha UMKM dapat mempunyai layanan deliver order tanpa wajib menyiapkan armada. Dengan demikian itu, pengusaha tak perlu meng-hire atau menggaji SDM untuk delivery. Lebih ekstrim lagi, pengusaha pun tak perlu mempunyai store atau kios untuk berjualan. Go-Food juga memungkinkan pangsa pasar kian meluas.

Bayangkan saja, ketika ini ada lebih kurang 200 ribu armada roda dua Gojek di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai armada layanan food delivery! Syaratnya bahkan cukup gampang, tinggal berprofesi sama dengan Gojek sehingga menu atau produk masakan yang dipasarkan dapat masuk ke dalam menu opsi di fitur Go-Food.

Fitur Go-Food yang dioptimalkan Gojek terang menguntungkan seluruh pihak. Bagi konsumen, dapat dipermudah dalam hal mengorder makanan. Bagi Gojek, dapat menambah pemasukan dengan banyaknya order yang masuk lewat Go-Food. Meski bagi pengusaha UMKM, ada potensi kenaikan omset dari layanan food delivery.

Peningkatan omset dari layanan Go-Food telah dinikmati oleh Mie Aceh Seulawah yang diajak berprofesi sama dengan Gojek. Dari penuturan sang pemilik H. Heru Setyanto, hampir tiap-tiap jam makan siang ada sekitar 30-an pengemudi Gojek yang menjalankan pengorderan. Satu pengemudi Gojek dapat saja mengorder sebagian porsi. Kemudian di Bandung, ada satu kios wine yang omsetnya dapat menembus angka Rp 400 juta sebulan gara-gara Gojek.

Ke depannya, layanan semacam Go-Food akan kian penting dalam era digitalisasi, dimana masyarakat kian menutut layanan yang praktis dan pesat. Malah ada kecenderungan para pengusaha akan beradu tanding untuk dapat bekerjasama dengan penyedia platform seperti Gojek untuk mendongkrak omset bisnisnya. Ketika ini, multiplier effect dari bisnis Gojek dirasa cukup besar untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Sebab itu, kebijakan pelarangan menjadi kontradiktif dengan cita-cita penguatan ekonomi kerakyatan.

Layanan Go-Food memang segera mendapatkan sambutan positif dari para pelaku pengusaha masakan. Malah berdasarkan keterangan dari pihak Gojek pada April 2015, layanan Go-Food telah berprofesi sama dengan 15 ribu daerah makan di kawasan Jabodetabek. 15 ribu daerah makan hal yang demikian terdiri dari 23 kelompok, mulai dari kaki lima sampai kafe mewah. Artinya, Go-Food tak cuma disediakan bagi pemilik kafe mewah saja. Salah satu esensi Go-Food yaitu mempromosikan makanan hasil karya industri UKM. Go-Food menyediakan fitur suggest restaurant seandainya ada makanan yang nikmat dan bermutu baik di pinggir jalan.

Ramainya ojek online, kecuali Gojek, justru membawa imbas positif bagi para konsumennya, termasuk para pengusaha yang menggunakan jasa ojek online sebagai layanan delivery. Karena dengan demikian itu, kian banyak pilihan yang dapat diwujudkan opsi seandainya jikalau Gojek atau ojek online lain merasa ‘besar’. Bagi pengusaha masakan, Go-Food sebagai layanan food delivery rasanya tak mempunyai imbas negatif sama sekali. Justru banyak profit yang dapat dinikmati. Seketika manfaatkan fitur Go-Food sebagai layanan food delivery tanpa perlu sulit membangun dan memikirkan infrastrukturnya.

Selamat berbisnis dan berkolaborasi.

Comments